7 Penyebab Gula Darah Susah Turun

7 Penyebab Gula Darah Susah Turun

7 Penyebab Gula Darah Susah Turun – Bila Anda penderita diabetes atau mempunyai keluarga dengan diabetes, pasti pernah merasakan susahnya menjaga pola makan untuk menstabilkan gula darah. Pasti, ada saja godaan makanan enak tinggi kalori. Padahal, jenis makanan tersebut harus Anda batasi.

7 Penyebab Gula Darah Susah Turun

Tak ada diet yang mudah. Ya, diet tersebut terkadang dianggap menyusahkan. Apa-apa dilarang, sehingga banyak sekali penderita diabetes yang menyerah. Tahukah Anda, dengan tidak ngemil pun ternyata sudah memberi kontribusi 30% dari target penurunan gula darah.

Baca juga: Cara Menyembuhkan Retinopati Diabetik Dalam Hitungan Hari

Pasalnya, mengurangi ngemil sama dengan mengurangi 40% kalori dalam sehari. Bila sudah berhasil menghindari ngemil, seharusnya penderita diabetes tak lagi beralasan gagal diet. Berikut, alasan yang paling sering disampaikan penderita diabetes tentang kegagalan dietnya dan sebabkan gula darah tetap tinggi.

  • Hanya suka sayuran bertepung seperti kentang dan jagung

Meski tergolong ke dalam keluarga sayuran, kentang dan jagung mengandung karbohidrat. Karena itu, bila penderita diabetes hanya suka dua jenis sayur ini, ada baiknya berpikir ulang.

Perluas konsumsi sayuran yang tak mengandung tepung, seperti sayuran berwarna hijau. Awalnya, mungkin Anda tak suka jamur, tomat, zucchini atau asparagus. Namun, bila lidah terus dilatih lama-lama juga akan terbiasa. Lambat laun, mungkin Anda bahkan bisa sangat menyukainya.

  • Lupa cek kadar gula darah 2 jam setelah makan

Gula darah postprandial atau 2 jam setelah makan sangatlah penting untuk memberi informasi seberapa baik Anda bisa mengendalikan gula darah setelah makan. Jika tidak mengukur gula darah setelah makan, Anda tak akan tahu bila angkanya melonjak tinggi, meski sebelum makan gula darah Anda normal.

Anda bisa gunakan bantuan teknologi supaya tidak lupa. Alat pengukur kadar gula darah saat ini sudah dapat memberi peringatan kapan harus melakukan cek gula darah. Atau Anda juga dapat memanfaatkan alarm ponsel sebagai pengingat.

  • Boleh makan apa saja karena sudah minum obat diabetes

Hal ini merupakan kesalahan yang sering terjadi. Memang, obat bisa membantu menurunkan gula darah. Tapi bukan berarti Anda bebas makan apa saja ketika sudah minum obat. Ingat, bahwa 3 prinsip menjaga gula darah adalah diet seimbang, minum obat anti-diabetes dan rutin olahraga atau minimal sering beraktivitas fisik. Dengan melakukan ketiga prinsip tersebut, maka penurunan gula darah akan semakin optimal.

  • Susah menolak jamuan di pesta atau saat bertamu

Jangan malu atau ragu menceritakan bahwa Anda penderita diabetes ketika teman Anda menawarkan makanan. Tolak saja dengan halus bila terhidang cake, pie apel atau es krim. Lebih baik, ambil hidangan yang aman seperti misalnya sayuran dan buah-buahan. Sebagai saran, ada baiknya Anda membawa makanan dari rumah.

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Mata Anda Minus dan Cara Penyembuhannya

  • ‘Hidup terlalu singkat, kapan lagi nikmati makanan enak?’

Pengidap diabetes sangat boleh mengonsumsi makanan enak tapi tetap sehat. Cukup batasi saja porsinya. Namun, kebanyakan pengidap diabetes tak mau mengubah pola makannya karena merasa hidup harus senang tanpa dibatasi ini itu. Termasuk soal makanan.

Padahal dengan mengabaikan penyakit diabetes, diabetes tak akan memberi ampun kepada Anda. Ancaman komplikasi itu sangat nyata dan bisa terjadi pada siapapun yang mengabaikan gula darah tinggi. Anda bisa menikmati hidup meski mengidap diabetes. Bukankah bersenang-senang tak hanya soal makanan enak saja?

  • Sibuk ngurus keluarga sehingga tak ada waktu ngurus diri sendiri

Alasan yang satu ini sering dikatakan ibu rumah tangga yang juga seorang pengidap diabetes. Ingat mums, keluarga tak akan sehat bila mums sakit. Diabetes dapat menghilangkan kesempatan mums untuk mengurus anak dan suami dengan benar.

Jadi, jaga kesehatan mums. Ingat, ibu rumah tangga diibaratkan seorang pilot pesawat terbang. Bagaimana bisa akan menyelamatkan para penumpang bila pilotnya sudah kehabisan oksigen?

  • Pengguna insulin terlalu percaya diri bahwa gula darahnya selalu baik

Mungkin, pengguna insulin selalu mendapat raport baik ketika pengukuran HbA1c setiap tiga bulan sekali. Akhirnya, mereka tak termotivasi lagi untuk menjaga pola makan. 2 dari 3 pengidap diabetes meninggal akibat komplikasi penyakit jantung serta pembuluh darah.

Baca Juga: Walatra Sehat Mata

Dan HbA1c yang bagus tidak bisa melindungi Anda dari komplikasi tersebut. Jadi, pengguna insulin tetap disarankan melakukan diet seimbang tanpa melihat nilai HbA1c demi kesehatan jangka panjang.

Nah, jadi sekarang sudah paham kan kesalahan yang dilakukan kenapa gula darah Anda selalu tinggi? Apakah Anda sering melakukan salah satu atau bahkan lebih dari ketujuh alasan di atas? Mulai sekarang, jangan buat alasan lagi ya? šŸ™‚

Posted by harussehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *