Penyebab Asam Urat Sering Menyerang di Malam Hari

Penyebab Asam Urat Sering Menyerang di Malam Hari – Salah satu jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah penyakit asam urat. Penyakit yang satu ini mempunyai berbagai gejala yang sangat mengganggu kenyamanan.

Salah satu gejalanya adalah timbul rasa nyeri yang biasanya menyerang bagian tangan, kaki dan siku. Dalam banyak kasus, gejala berupa rasa nyeri ini akan meningkat dan terus terjadi di malam hari. Tepatnya, pada tengah malam sampai pagi hari.

Hal ini tentu saja membuat penderitanya tidak dapat beraktivitas dengan lancar ataupun beristirahat dengan tenang. Lantas, apa yang menyebabkan asam urat ini sering muncul di malam hari? Simak penjelasan berikut ini.

Penyebab Asam Urat Sering Menyerang di Malam Hari

Penyebab Asam Urat Sering Menyerang di Malam Hari

Gejala berupa rasa nyeri akibat penyakit asam urat bisa terjadi pada semua kalangan baik pria ataupun wanita dari berbagai usia. Gejala yang satu ini kerap datang secara tiba-tiba ditengah tidur malam.

Memerahnya kulit yang diikuti dengan sensasi panas bahkan demam tentu akan mengejutkan Anda terutama bagi Anda yang baru pertama kali mengalami asam urat. Sehingga Anda akan susah untuk melanjutkan tidur.

Sensasi terbakar atau panas di bagian tubuh terjadi akibat kadar asam urat terlalu tinggi dalam aliran darah. Kadar asam urat berasal dari zat purin yang gagal dikeluarkan melalui urine setelah proses metabolisme.

Sebetulnya, kadar purin tidak berbahaya bila kadarnya normal. Salah satu manfaat dari purin adalah sebagai penyusun kode genetik dalam Sintesis Protein. Tapi bila purin dalam tubuh berlebihan, dapat memunculkan dampak negatif pada tubuh yaitu menumpuk menjadi kadar asam urat.

Serangan asam urat lebih sering muncul di malam hari akibat suhu rendah di sekitar tubuh dan juga disertai dehidrasi. Karena itu, penting sebelum tidur Anda mengonsumsi air. Saat tidur di malam hari, anda juga mungkin tidak menyadari bahwa Anda kekurangan oksigen. Saat Anda berhenti bernapas dalam hitungan menit itulah, produksi asam urat dalam aliran darah meningkat.

Posted by harussehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *